Adapun peserta pendonor berasal dari karyawan OMNI Hospital Alam Sutera seperti staff management, perawat, dokter, keluarga pasien, hingga masyarakat sekitar yang sengaja datang untuk ikut serta untuk mendonorkan darahnya ke masyarakat yang membutuhkan transfusi darah melalui Palang Merah Indonesia.Dari kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Lobby RS OMNI Alam Sutera mulai pukul 13.00 – 16.00 WIB, berhasil mengumpulkan kantong darah sebanyak 50 kantong darah.
OMNI Hospitals adalah sebuah Rumah Sakit dengan konsep yang baru dan berbeda dari Rumah Sakit lainnya di Indonesia sekaligus menjadi diferensiasi tersendiri bagi Rumah Sakit
Friday, May 20, 2016
Kegiatan Donor Darah di OMNI Hospital Alam Sutera
OMNI Hospitals - Untuk kesekian kalinya kegiatan
donor darah yang rutin diselenggarakan corporate social responsibility
(CSR) OMNI Hospital Alam Sutera terlaksana pada kamis siang (19/5).
Acara yang diadakan setiap tiga bulan sekali ini bekerjasama dengan
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang. Kegiatan donor darah yang
mengusung tema Donor Darah Peduli Sesama “It's Not Just Blood, It's
Liquid Life” mendapat antusias cukup banyak dari pendonor.
Adapun peserta pendonor berasal dari karyawan OMNI Hospital Alam Sutera seperti staff management, perawat, dokter, keluarga pasien, hingga masyarakat sekitar yang sengaja datang untuk ikut serta untuk mendonorkan darahnya ke masyarakat yang membutuhkan transfusi darah melalui Palang Merah Indonesia.Dari kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Lobby RS OMNI Alam Sutera mulai pukul 13.00 – 16.00 WIB, berhasil mengumpulkan kantong darah sebanyak 50 kantong darah.
Adapun peserta pendonor berasal dari karyawan OMNI Hospital Alam Sutera seperti staff management, perawat, dokter, keluarga pasien, hingga masyarakat sekitar yang sengaja datang untuk ikut serta untuk mendonorkan darahnya ke masyarakat yang membutuhkan transfusi darah melalui Palang Merah Indonesia.Dari kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Lobby RS OMNI Alam Sutera mulai pukul 13.00 – 16.00 WIB, berhasil mengumpulkan kantong darah sebanyak 50 kantong darah.
Monday, April 18, 2016
Wednesday, March 23, 2016
Rumah Sakit OMNI Hospitals Trauma Center BPSJ Ketenagakerjaan
OMNI Hospital – Pada Selasa Pagi (22/3), OMNI Hospital Alam Sutera dan BPJS Ketenagakerjaan Tangerang melaksanakan penandatanganan Ikatan Kerja Sama (IKS) Trauma Center BPJS Ketenagakerjaan, di Ruang Auditorium lantai 6 OMNI Hospital Alam Sutera. Yang dihadiri oleh seluruh kepala ruangan, kepala bagian, manager dan dokter OMNI Hospital Alam Sutera.
Kecelakaan dalam bekerja mungkin terjadi dan dialami oleh setiap karyawan. Oleh karena itu, sebuah perusahaan harus memastikan keselamatan dalam bekerja setiap karyawannya. Untuk menjamin biaya perawatannya tenaga kerja dalam kasus kecelakaan saat bekerja, maka BPJS Ketenagakerjaan Tangerang dan OMNI Hospital Alam Sutera menandatangani IKS Trauma Center BPJS Ketenagakerjaan dengan Melayani Kecelakaan Kerja & Penyakit Akibat Kerja, yang disaksikan oleh seluruh kepala ruangan, kepala bagian, manager dan dokter OMNI Hospital Alam Sutera.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tangerang-BSD, Achmad Bachri mengatakan bahwa kerjasama ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan terdapatnya layanan Trauma Center Ketenagakerjaan yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun bila mengalami kecelakaan saat bekerja. Kecelakaan kerja yang ditanggung BPJS Ketenagakerjaan ialah ketika peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami kecelakaan bekerja saat berada dilingkungan kerja, keberangkatan tenaga kerja dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya. “Adapun peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami insiden dalam bekerja tidak mengeluarkan biaya sepeserpun ketika keadaan emergency, bila peserta BPJS Ketenagakerjaan rutin membayarkan iuran setiap bulannya,” tutur Achmad Bachri.
Sementara, dr. Francine Nita selaku Chief Operating Officer OMNI Hospital Alam Sutera mengungkapkan rasa syukur dan senang lantaran OMNI Hospital Alam Sutera dapat mendukung dan berkesempatan untuk bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan yang dapat mewadahi setiap tenaga kerja yang mengalami kecelakaan ketika bekerja, baik itu dari pekerja pabrik, perusahaan, dan lainnya.
Dalam menunjang pelayanan di Trauma Center BPJS Ketenagakerjaan, OMNI Hospital Alam Sutera melengkapi kebutuhan yang bersifat emergency baik setiap tenaga kerja yang mengalami insiden dalam bekerja. Dengan melengkapi fasilitas medis yang memadai dan sumber daya manusia yang kompeten dibidangnya laiknya dokter umum, dokter spesialis orthopaedi dan dokter anaestesi. Selain itu, kami juga menunjang beberapa sarana lainnya seperti ICU, Ruang OK (Operasi), dan bangsal.
Labels:
bpsj,
dokter arteri koroner,
penyakit jantung,
taci tace
Thursday, March 3, 2016
Dokter jantung di omni Pulomas
Dr . Dede Moeswir, Sp.PD KKV
Seorang Ahli dalam menangani kelainan pembuluh darah koroner
Penyebab penyakit jantung koroner ( Coronary Arteri Disease )
Click photo more details
- OMNI Hospital Pulomas
Periksakanlah Kesehatan Jantung anda
Call +62-21-2977 9999
untuk Memulai Konsultasi.
Kunjungi www.omni-hospitals.com.
Kirim Email enquiry.pm@omni-hospitals. com
Seorang Ahli dalam menangani kelainan pembuluh darah koroner
Penyebab penyakit jantung koroner ( Coronary Arteri Disease )
Click photo more details
- OMNI Hospital Pulomas
Periksakanlah Kesehatan Jantung anda
Call +62-21-2977 9999
untuk Memulai Konsultasi.
Kunjungi www.omni-hospitals.com.
Kirim Email enquiry.pm@omni-hospitals.
Thursday, February 25, 2016
SEMINAR KOMUNITAS KANKER SURVIVOR
Come And Join Us !!
## SEMINAR KOMUNITAS KANKER SURVIVOR ##
Dari Survivor , Oleh Survivor , & Unruk Survivor
# Pembicara :
- Dr. Denni Joko Purwanto, SpB(K)-Onk,
- Dr. Andri, Sp.KJ, FAPM
- Dr. Alex Saefullah, Sp.KFR
# Waktu
Sabtu , 27 Februari 2016
Pk. 08.00 - 13.00 WIB
# Tempat
Auditorium Lt. 6
RS OMNI Alam Sutera
Untuk Informasi dan Reservasi Hubungi Segera :
Sucy , 08569059076
Susana , 081298658916
Kenali Gejala-Gejala Kelenjar Tiroid
Penyakit Kelenjar Tiroid
terutama tumor baik yang jinak maupun ganas menempati urutan ke 2
terbanyak pada penyakit tumor di Rumah Sakit OMNI Alam Sutera. Tiroid
yang lebih dikenal dengan sebutan kelenjar gondok (thyroid gland)
oleh masyarakat awam ini terdapat di leher bagian depan, tepatnya di
bawah jakun. Kelenjar tiroid berbentuk kecil seperti kupu-kupu di
leher ini berfungsi mengatur berbagai sistem metabolisme dalam tubuh
sehingga peranannya sangat penting bagi kesehatan.
Pada
kondisi normal, kelenjar tiroid cenderung tidak dirasakan dan
diabaikan keberadaannya. Tetapi jika terjadi pembengkakan, barulah
tiroid ini berbentuk benjolan dan menarik perhatian. Semisal
merasakan berat badan naik tanpa sebab, perubahan mood
dan lebih cepat lelah selama beberapa minggu atau bulan terakhir,
suara serak, gangguan menelan hingga ganngguan pernapasan. Kelenjar
tiroid seringkali terjadi pada wanita. Sebab, wanita 10 kali lebih
mungkin mengalami gangguan tiroid dibandingkan pria.
Apa
saja Gejala yang Ditimbulkan Kelenjar Tiroid?
Benjolan
di leher terutama bagian depan lebih sering terjadi, nyeri otot dan
sendi, terjadi perubahan pada rambut dan kulit, mengalami masalah
pencernaan, jadwal haid tidak teratur, dan kolesterol tinggi.
Apa
Fungsi dari Kelenjar Tiroid?
Kelenjar
tiroid memproduksi hormone thyroxine (T4)
dan triiodothyronine (T3).
Hormon ini menstimulasi metabolisme dari sel-sel tubuh, mengatur
kecepatan tubuh dalam membakar energi dan membuat energi dan membuat
protein, serta mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lain.
Adapun kinerja kelenjar tiroid dikendalikan oleh otak. Apabila tubuh
mengalami kekurangan atau kelebihan hormon tiroid, otak akan
merangsang kelenjar tiroid untuk menyesuaikan kinerjanya agar kadar
hormon tersebut kembali seimbang.
Apa
Saja Faktor Risiko Kelenjar Tiroid?
Kelenjar
tiroid dapat menyerang siapa saja, tapi ada beberapa faktor yang
dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit ini.
Faktor-faktor pemicu tersebut meliputi :
- Usia. Risiko gondok meningkat seiring bertambahnya usia
- Jenis kelamin. Wanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria
- Faktor keturunan. Memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker tiroid atau penyakit autoimun akan meningkatkan risiko penyakit kelenjar tiroid
- Obat-obatan seperti amiodarone dan imunosupresan
- Kehamilan dan Menyusui. Risiko gangguan tiroid meningkat pada saat wanita sedang hamil dan menyusui, karena pada keadaan tersebut memerlukan metabolisme yang lebih tinggi sehingga kelenjar tiroid akan dipacu memproduksi hormon lebih banyak
- Riwayat paparan radiasi
- Stress karena pada keadaan ini diperlukan metabolisme yang tinggi sehingga kelenjar tiroid dipacu untuk memproduksi hormon untuk memenuhi kebutuhan metabolisme yang tinggi tersebut. Hal ini dapat menerangkan semakin tingginya angka kekerapan penyakit tiroid maupun tumor pada umumnya saat ini.
Bagaimana
Cara Mendiagnosis Kelenjar Tiroid?
Kelenjar
tiroid yang membengkak umumnya dapat diketahui oleh dokter melalui
pemeriksaan fisik yang sederhana. Pemeriksaan dilakukan untuk
mendeteksi ukuran serta tekstur benjolan. Selain itu, ada beberapa
tes lain yang dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih
mendetail mengenai kondisi pasien, yaitu pemindaian tiroid, USG,
pemeriksaan laboratorium darah untuk mengetahui fungsi tiroid beserta
tumor markernya serta biopsy jarum halus jika diperlukan.
Langkah
Pengobatan Kelenjar Tiroid?
Jika
benjolan terus membesar hingga mengganggu kondisi kesehatan pasien,
ada beberapa langkah pengobatan yang dapat diambil. Metode-metode
penanganan yang akan dianjurkan oleh dokter meliputi terapi
penggantian hormon, obat penurun hormon tiroid, dan langkah operasi
atau jika diperlukan tambahan terapi iodin radioaktif pada keganasan.
Terapi
Operasi Terkini
Pada
banyak kasus penyakit tiroid terutama adanya pembesaran kelenjar
tiroid yang memerlukan operasi kini tidak perlu lagi operasi terbuka
dengan membuat sayatan di leher, tapi dengan metode Endoskopi cukup
dengan membuat sayatan kecil di ketiak sekitar 0,5 – 1 cm dan
kelenjar tiroid dapat diambil dari lubang tersebut. Tentu metode ini
lebih canggih namun dapat dilakukan lebih mudah sehingga tingkat
risiko dan komplikasi operasi lebih kecil, hari rawat lebih cepat dan
hasil kosmetik tentu jauh lebih baik dibandingkan bekas parut di
leher. Adapun metode operasi ini dapat dilihat pada film teknik
operasi tiroid endoskopi di www.omni-hospitals.com
Untuk
hal tersebut Rumah Sakit OMNI Alam Sutera akan mengadakan peringatan
acara World Cancer Day yang akan diadakan di Auditorium lantai 6,
pada tanggal 27 Februari 2016 mendatang, pukul 08.00 WIB – selesai,
sehingga para penyintas (survivor)
serta komunitas dapat berdiskusi bersama.
Dr. Denni Joko Purwanto, SpB(K)-Onk, MM
Dokter Spesialis Bedah Tumor / Oncologist Surgeon
Baca Selengkapnya tentang Dr. Denni Joko Purwanto, SpB(K)-Onk, MM
Link : http://www.omni-hospitals.com/dr-denni-joko-purwanto/alam-sutera
Dr. Denni Joko Purwanto, SpB(K)-Onk, MM
Dokter Spesialis Bedah Tumor / Oncologist Surgeon
Baca Selengkapnya tentang Dr. Denni Joko Purwanto, SpB(K)-Onk, MM
Link : http://www.omni-hospitals.com/dr-denni-joko-purwanto/alam-sutera
Wednesday, February 17, 2016
Donor Darah di rs omni alam sutera
Mari Bergabung dalam acara Donor darah peduli sesama
Seperti biasa di omni alam sutera jadwal donor darah paling di tunggu tunggu oleh para sahabat omni yang peduli akan mereka yang membutuhkan , ,
Dengan bekerja sama dengan PMI palang merah indonesia , rumah sakit OMNI Sangat menyambut para sahabat yang benar benar antusias dan peduli sesama
Dengan bekerja sama dengan PMI palang merah indonesia , rumah sakit OMNI Sangat menyambut para sahabat yang benar benar antusias dan peduli sesama
Kegitaan donor darah lalu . .
Subscribe to:
Posts (Atom)




