Spesialis : Penyakit Dalam
Pendidikan :
S2 Pendidikan Spesialis Ilmu Penyakit Dalam FK Universitas Sam Ratulangi, Manado. (2007-2014)
S1 Pendidikan Dokter Umum FK Universitas Katolik AtmaJaya, Jakarta (1993-2000)
Pelatihan :
Pelatihan ACLS tahun 2003
Pelatihan USG Dasar tahun 2010
Mengikuti seminar-seminar dan workshop selama pendidikan dari tahun 2007-2013
Selama pendidikan mampu melakukan tindakan torakosentesis, parasentesis, dan arthrosentesis secara mandiri
Pengalaman Kerja:
Dokter PTT di RSUD Indramayu 2004 - 2006
Residen magang di RS Mitra Masyarakat, Timika-Papua, September-November 2008
Residen magang di RSUD Dunda, Limboto-Gorontalo, Juni-September 2012
Dokter Praktek Pengganti dr. J.H Awaloei, SpPD, SpJP-KKV, Tahun 2013
Pengalaman Organisasi :
Anggota IDI Jakarta Barat
Anggota PAPDI Banten
Spesialis : Penyakit Dalam
Hari Jam/Keterangan
Senin 08.00-13.00 WIB & 15.00-19.00 WIB
Selasa 08.00-13.00 WIB & 15.00-19.00 WIB
Rabu 08.00-13.00 WIB & 15.00-19.00 WIB
Kamis 08.00-13.00 WIB & 15.00-19.00 WIB
Jumat 08.00-13.00 WIB & 15.00-19.00 WIB
Sabtu 08.00-12.00 WIB
Minggu -
www.omni-hospitals.com
Tag : penyakit malaria , nyamuk malaria , nyamuk, malaria adalah ,
OMNI Hospitals adalah sebuah Rumah Sakit dengan konsep yang baru dan berbeda dari Rumah Sakit lainnya di Indonesia sekaligus menjadi diferensiasi tersendiri bagi Rumah Sakit
Tuesday, July 28, 2015
Wednesday, June 10, 2015
Pembunuhan Angeline
Pembunuhan Angeline ditemukan terkubur di halaman belakang rumah ibu
angkatnya di Jalan Sedap Malam Nomor 26, Sanur, Bali. Gadis 8 tahun itu
dilaporkan ibu angkatnya, Margaretha Magawe, hilang dari rumah sejak 16
Mei 2015.
"Dia diduga sengaja dibunuh karena dia pemegang warisan dari ayah angkatnya yang meninggal 2 tahun lalu sebanyak 60 persen," ungkap wanita yang karib disapa Ipung itu di Denpasar, Bali, Rabu (10/6/2015).
Lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TPA) yang diwakili Siti Sapura menduga pembunuhan Angeline terkait dengan harta waris yang diterima dari ayah angkatnya.
Ipung meyakini sejak lama
kalau Angeline telah meninggal di dalam rumah ibu angkatnya. Alasannya,
ia kerap mendapat informasi dari para tetangga kalau Angeline susah ke
luar rumah.
Dia pun berharap agar pembunuh Angeline dihukum sesuai perbuatan yang dilakukannya. "Ya, saya berharap pembunuh Angeline dihukum mati," tegas Ipung.
Ia mengaku sudah sejak lama menyarankan Polda Bali dan pihak Kepolisian Denpasar untuk menggeledah rumah ibu angkat Angeline. "Saya sudah berulang-ulang bilang ke Kapolda Bali untuk melakukan penggeledahan. Tapi, enggak juga dilakukan," kata dia.
SUMBER
"Dia diduga sengaja dibunuh karena dia pemegang warisan dari ayah angkatnya yang meninggal 2 tahun lalu sebanyak 60 persen," ungkap wanita yang karib disapa Ipung itu di Denpasar, Bali, Rabu (10/6/2015).
Lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TPA) yang diwakili Siti Sapura menduga pembunuhan Angeline terkait dengan harta waris yang diterima dari ayah angkatnya.
![]() |
| Pembunuhan Angeline |
Dia pun berharap agar pembunuh Angeline dihukum sesuai perbuatan yang dilakukannya. "Ya, saya berharap pembunuh Angeline dihukum mati," tegas Ipung.
Ia mengaku sudah sejak lama menyarankan Polda Bali dan pihak Kepolisian Denpasar untuk menggeledah rumah ibu angkat Angeline. "Saya sudah berulang-ulang bilang ke Kapolda Bali untuk melakukan penggeledahan. Tapi, enggak juga dilakukan," kata dia.
SUMBER
Rumah sakit Pulomas ( OMNI Hospitals ) Memiliki Pelayanan Terbaik Di daerah Jakarta
![]() |
| Rumah sakit Pulomas ( OMNI Hospital ) |
UGD 24 Jam
Unit
yang selalu siap 24 jam mengatasi keadaan darurat, ditunjang sarana
radiologi dan laboratorium lengkap. Disertai tim dokter dan paramedik
berpengalaman juga peralatan lengkap.
Rumah Sakit Pulomas (OMNI Hospital)
Omni Health Promotion Center
PulomasJl. Pulomas Barat VI No. 20, Jakarta Timur 13210
Direct Line : (021) 4786 8558
Phone : (021) 472 3332
Emergency: (021) 471 8080
Labels:
bau mulut,
diabetes,
penyakit kelamin,
penyakit saluran kencing,
Tulang
Thursday, June 4, 2015
Raih Segudang Penghargaan, RS Omni Justru Makin Berbenah
Rumah Sakit Omni Pulomas
masuk daftar Top 5 Layanan Kesehatan Terbaik di Kawasan Jabodetabek.
Penghargaan tersebut menambah prestasi lain yang pernah diraih RS Omni Pulomas, juga mendorongnya untuk semakin berbenah.

Menurut Direktur RS Omni Pulomas, Dr Maria Theresia Yulita, MARS, pihaknya tidak pernah menyangka akan mendapatkan penghargaan tersebut. Pencapaian ini menjadi sebuah tantangan bagi Maria dan timnya untuk senantiasa berbenah.
"Ini benar di luar kontrol kita, Ini penilaian masyarakat. Jadi, memang kita sedang membenahi Omni dari berbagai lini," katanya saat bertandang ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta, belum lama ini. (Baca: Rumah Sakit Tumbuh Setiap Tahun, SDM Masih Kurang)
Selama ini, peningkatan mutu yang dilakukan Omni tidak hanya soal pelayanan kesehatan, juga bagaimana memerbaiki manajemen untuk mendukung pelayanan tersebut. Tak ayal jika Omni berhasil memperoleh penilaian paripurna yang cukup bergengsi dalam bisnis rumah sakit.
"Standar dari sertifikasi itu menentukan peningkatan terhadap mutu, keamanan pasien, bagaimana kita mengelola mutu dari satu rumah sakit, serta manajemen risiko," tambahnya.
Lebih lanjut, Dr Maria mengatakan bahwa RS Omni tidak sekadar memberikan pelayanan kesehatan berkualitas. Namun, pihaknya ikut aktif dalam kegiatan masyarakat, misalnya terlibat dalam pengelolaan lingkungan. (Baca: Tantangan RS Omni Terkait Penurunan Jumlah Perawat)
"Di tahun 2010-2013, Omni mempersiapkan diri untuk rumah sakit pengelola lingkungan terbaik se-Indonesia. Kita dapat salah satu sertifikat, bahkan di Tangerang dapat penghargaan rumah sakit dengan pengelolaan lingkungan terbaik," tutupnya.
(fik)
"Okezone"
Menurut Direktur RS Omni Pulomas, Dr Maria Theresia Yulita, MARS, pihaknya tidak pernah menyangka akan mendapatkan penghargaan tersebut. Pencapaian ini menjadi sebuah tantangan bagi Maria dan timnya untuk senantiasa berbenah.
"Ini benar di luar kontrol kita, Ini penilaian masyarakat. Jadi, memang kita sedang membenahi Omni dari berbagai lini," katanya saat bertandang ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta, belum lama ini. (Baca: Rumah Sakit Tumbuh Setiap Tahun, SDM Masih Kurang)
Selama ini, peningkatan mutu yang dilakukan Omni tidak hanya soal pelayanan kesehatan, juga bagaimana memerbaiki manajemen untuk mendukung pelayanan tersebut. Tak ayal jika Omni berhasil memperoleh penilaian paripurna yang cukup bergengsi dalam bisnis rumah sakit.
"Standar dari sertifikasi itu menentukan peningkatan terhadap mutu, keamanan pasien, bagaimana kita mengelola mutu dari satu rumah sakit, serta manajemen risiko," tambahnya.
Lebih lanjut, Dr Maria mengatakan bahwa RS Omni tidak sekadar memberikan pelayanan kesehatan berkualitas. Namun, pihaknya ikut aktif dalam kegiatan masyarakat, misalnya terlibat dalam pengelolaan lingkungan. (Baca: Tantangan RS Omni Terkait Penurunan Jumlah Perawat)
"Di tahun 2010-2013, Omni mempersiapkan diri untuk rumah sakit pengelola lingkungan terbaik se-Indonesia. Kita dapat salah satu sertifikat, bahkan di Tangerang dapat penghargaan rumah sakit dengan pengelolaan lingkungan terbaik," tutupnya.
(fik)
"Okezone"
Labels:
bau mulut,
diabetes,
Diet,
Event,
penyakit kelamin,
penyakit saluran kencing,
Tulang,
urologi
Monday, April 27, 2015
hidup di kota rawan Penyakit Jantung Koroner || OMNI Hospitals
dr. Berlian I. Idris, SpJP (K), FIHA, MPH, DSc,merupakan salah satu anggota tim Dokter Spesialis Penyakit Jantung & Pembuluh darah DI Rumah sakit OMNI
- rumah sakit OMNI Alam Sutera
- rumah sakit OMNI Pulomas
- rumah sakit BSD
- rumah sakit tangerang selatan
Rumah sakit penyakit jantung koroner
Polusi udara di Ibu Kota Jakarta dinilai dapat menyebabkan penyakit jantung pada masyarakatnya. Namun, faktor risiko yang kuat ialah dari gaya hidup seseorang itu sendiri. Apalagi hidup di kota besar memaksa kita untuk menjalankan semua hal yang menyebabkan seseorang tidak mengatur gaya hidupnya dengan baik. Demikian disampaikan Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Berlian I. Idris, SpJP (K), FIHA, MPH, DSc, Jumat (4/2/2015).
Sunday, April 26, 2015
Menghilangkan Bau Mulut
Menurut World Health Organization(WHO), pada 2012 ada sekitar 60-90 persen penduduk sebuah negara yang mengalamigigi berlubang. Dan gigi berlubang adalah investasi untuk penyakit-penyakitkronis. Untuk merawat mulut dan gigi perlu dilakukan sedini mungkin. Berikutbeberapa langkah yang dilakukan dalam merawat kebersihat gigi dan mulut adalahsebagai berikut:
1. Sikatlah gigi dengan benar minimal dua jalisehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Sedangkan waktu yang tepatuntuk menggosok gigi ialah pagi sehabis sarapan dan malam sebelum tidur.
2. Sikat gigi dengan baik dan benar yaitu denganmenjangkau ke seluruh permukaan gigi dengan arah dari gusi ke gigi. Setelah ituberkumurlah denan menggunakan obat kumur setelah menggosok gigi.
3. Gunakan juga benang gigi sekali sehari untukmengangkat plak yang tidak dapat disentuh oleh sikat gigi dan obat kumur.
4. Pilih sikat gigi yang mempunyai bulu sikatlembut. Gantilah sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali dan jangan tunggu sikatgigi Anda mekar.
5. Sebagai indera pengecap yang terbilang sensitif,lidah merupakan bagian yang paling sering terpapar makanan yang masuk ke mulut,oleh karena itu rajinlah menyikat lidah.
6. Berhati-hati dalam menggunakan pemutih gigi.
7. kurangi konsumsi makanan yang mengandung guladan manis seperti permen, atau makanan bertepung. Sebab sisa-sisa makanan inidapat melekat pada gigi.
8. Minum air putih setelah makan
9. Biasakan untuk makan buah-buahan segar karenaseratnya dapat membantu menghilangkan kotoran yang ada di gigi. Adapun buah dansayuran yang dapat membersihkan gigi seperti apel, wortel dan seledri.
10. Konsumsimakanan yang seimbang dan kaya kalsium, seperti susu, keju, telur, ikan teri,bayam, katuk, sawi dan agar-agar
11. Hindaristess dan jaga daya tahan tubuh, antara lain dengan mengkonsumsi vitamin C danmakan makanan bergizi.
12. Kurangimengkonsumsi anggur merah, kopi dan the
13. Berhentimerokok dan
14. Lakukanpemeriksaan ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali secara rutin.
Penyakit Ginjal dan Saluran Kencing
Urologi adalah bidang kedokteran yang berfokus pada sistem reproduksi laki-laki serta organ saluran kemih pria maupun wanita. Saluran kemih dan reproduksi letaknya berdekatan sehingga gangguan pada satu bagian sering mempengaruhi bagian lainnya. Pada pria, sistem perkemihan tumpang tindih dengan sistem reproduksi. Sementara pada wanita saluran kemih terhubung langsung ke vulva. Organ urologi adalah ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, dan organ reproduksi laki-laki seperti testis, epididimis, vas deferens, vesikula seminalis, prostat dan penis.
Labels:
penyakit kelamin,
penyakit saluran kencing,
urologi
Subscribe to:
Posts (Atom)


